Dahlan Rebranding Batan Jadi PT Industri Nuklir Indonesia

Hendra Kusuma, Jurnalis · Selasa 11 Juni 2013 12:27 WIB
https: img.okezone.com content 2013 06 11 320 820164 6q7ckGQprh.jpg Menteri BUMN, Dahlan Iskan. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan berencana akan mengganti nama salah satu BUMN yakni PT Batan Teknologi (Persero) menjadi PT Industri Nuklir Indonesia.

"Tapi terserah dia (Dirut Batan Tekonologi Yudi Utomo Imarjoko). Alasannya, karena ingin seperti berbau perusahaan, lebih ke image. Kalau PT Industri Nuklir Indonesia lebih bisnis," kata Dahlan saat mengisi kuliah umum di Kampus Atmajaya, Jakarta, Selasa (11/6/2013).

Menurut Dahlan, perusahaan yang bergerak di bidang ketahanan kesehatan dipimpin oleh Yudi Utomo, adalah lulusan dari fakultas Teknik merupakan satu-satunya ahli nuklir dunia yang mampu membuat pengayaan uranium dengan teknologi rendah menjadi suatu obat di bidang kedokteran yang disebut radio isotop.

"Beliau satu-satunya ahli nuklir di dunia yang terapkan penerapan pengayaan uranium. Bisa jadi senjata kalau dengan teknologi tinggi. Namun dengan sistem rendah itulah yang disebut radio isotop," jelas Dahlan.

Menurut Dahlan, dengan adanya peraturan yang akan melarang pengayaan uranium dengan sistem tinggi. Indonesia akan yang menjadi produsen terbesar radio isotop. Dia mengatakan, isotop Indonesia juga sudah mulai di ekspor ke Malaysia, Singapura, China, Taiwan.

"Saya juga minta beliau untuk kembangkan radio isotop dengan pasar terbesar itu Amerika Serikat (AS). AS akan impor dari Indonesia, tapi enggak bisa karena jarak jauh. Namun Beliau kita juga minta untuk buat perusahaan reaktor di Virginia. Kita doakan agar mampu dirikan itu perusahaan di sana," tukasnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini