JAKARTA - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) saat ini belum berdampak terhadap harga dan penjualan papan gypsum produksi PT Petrojaya Boral Plasterboard. Namun, diakui secara umum kenaikan bahan bangunan akan terjadi akibat meningkatnya biaya transportasi.
"Kenaikan BBM akan berimbas terutama terhadap ongkos transportasi. Saat ini memang belum naik sehingga pengaruhnya belum terasa. Pastinya akan naik tapi kami belum dapat pastikan kapan. Kami perlu mempertimbangkan daya beli pasar dan persaingan yang ketat," kata Marketing Manager PT Petrojaya Boral Plasterboard Theresia F Lilya dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (27/7/2013).
Menurutnya, perusahaan masih melihat potensi pasar yang luas di pasar papan gypsum nasional. Saat ini Jayaboard menguasai 50 persen market share pasar gypsum nasional. Dengan pertumbuhan penjualan rata-rata 15 persen per tahun, Jayaboard terus berupaya meningkatkan kapasitas produksinya.
Pada September 2013 nanti perusahaan ini akan meresmikan pabrik kedua di Cilegon, Banten, dengan kapasitas per tahun mencapai 35 juta meter persegi (m2). Di Cilegon sebelumnya perusahaan telah mengoperasikan satu pabrik juga dengan kapasitas produksi 65 juta meter persegi. Selain pabrik di Gresik, Jawa Timur, berkapasitas 25 juta meter persegi.
Pangsa pasar terbesar Jayaboard selain di Jabodetabek, adalah di Medan, Surabaya, dan Makassar.
Menurut Theresia, Jayaboard kini memiliki 50 depo di seluruh Indonesia yang khusus hanya menjual produk-produk dari PT Boral Jayaboard. Hingga akhir tahun ini ditargetkan bertambah lima depo lagi.
(Yuni Astutik)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.