Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jero "Rayu" Finlandia Teruskan Investasi Biomassa

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Jum'at, 25 Oktober 2013 |14:46 WIB
Jero
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana mendorong Finlandia untuk meneruskan bantuan teknis pengembangan teknologi penghasil listrik dari sampah.

Menteri ESDM Jero Wacik menjelaskan, Indonesia telah menerima bantuan dari Finlandia sejak 2010. Menurutnya, dalam bentuk bantuan teknis dan sedang berjalan hingga sampai saat ini.

“Di 2014 akan habis, kita perpanjang di 2014 sampai 2017. 20 Pengusahanya tersebut pada agresif ini untuk investasi dan teknologi terutama biomassa yang kita ingin kembangkan," ungkap dia di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (25/10/2013).

Dia mengatakan, telah mengajak ke 20 pengusaha tersebut Kami juga bilang ke 20 pengusaha Finlandia agar jangan ragu-ragu masuk mau investasi. “Saya pasti bukakan pintu investasi selebar-lebarnya," tambahnya.

Senada, Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Rida Mulyana, menurutnya Finlandia sejak 2010 sudah kasih bantuan teknis seperti capacity building, kajian-kajian, dan pilot Project untuk menghasilkan listrik dari sampah,

Menurut Rida, dengan kunjungan delegasi Menteri Ekonomi Finlandia, Jan Vapaavvori, dan 20 pengusaha, diharapkan bantuan teknis ini dapat diperpanjang kembali. “Sejak 2010, Finlandia telah menggelontorkan dana sebesar 3 juta Euro untuk bantuan teknis teknologi," jelasnya.

Rida mengaku juga telah ditugaskan oleh Menteri ESDM, Jero Wacik untuk memetakan daerah-daerah yang memiliki potensi agar sampah-sampah kota bisa menghasilkan listrik dengan menggunakan bantuan teknologi Finlandia.

"Saya juga sudah ditugaskan untuk memetakan daerah-daerah mana saja yang harus dikembangkan sampahnya jadi pembangkit listrik," ucapnya.(rez)

(Widi Agustian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement