Lakukan PHK, Karyawan Central Omega Resources Tersisa 83 Orang

Widi Agustian, Jurnalis · Rabu 19 Februari 2014 17:57 WIB
https: img.okezone.com content 2014 02 19 278 943486 97IHk5qwUc.jpg Ilustrasi: (Foto: Reuters)

JAKARTA - PT Central Omega Resources Tbk (DKTF) telah menghentikan kegiatan ekspor atas bijih nikel seiring pemberlakukan ketentuan pemerintah yang baru dikeluarkan pada bulan Januari 2014 terkait pelarangan impor mineral mentah.

Alhasil, perseroan menghentikan operasi penambangan. Sebagai konsekuensinya, perseroan melakukan pengurangan jumlah karyawan.

"Pada akhir tahun 2013 tinggal 83 orang, berkurang 433 orang dibandingkan dengan akhir tahun 2012," kata Direktur Central Omega Resources Feni Silviani Budiman dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (19/2/2014).

Saat ini, perseroan memiliki beberap kegiatan, yakni eksplorasi mineral di sejumlah IUP untuk menambah jumlah cadangan, persiapan pembangunan fasilitas smelter di Marowali Utara, Sulawesi Tengah, dan persiapan dalam rangka aktivitas penambangan dan pengolahan bijih besi di Pulau Singkep, Riau.

Selain itu, pada tahun 2014 ini, perseroan memiliki rencana untuk mengolah bijih besi menjadi konsentrat besi untuk di sektor. Untuk itu, perseroan telah melalui akuisisi atas PT Citra Sindo Utama. Perusahaan ini akan melakukan kegiatan penambangan dan pengolahan bijih besi menjadi konsentrat besi di Pulau Singkep, Riau.

Sebelumnya, saham DKTF dihentikan sementara perdagangan (suspensi) oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini. Hal ini terkait dengan isu PHK ribuan karyawan perseroan.

Kepala Divisi Perdagangan Saham Andre PJ Toelle menjelaskan, bursa memutuskan untuk melakukan suspensi saham DKTF di seluruh pasar terhitung sejak sesi I perdagangn hari ini hingga pengumuman lebih lanjut.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini