Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

"Aneh, Indonesia Belum Juga Naikkan Harga BBM"

Meutia Febrina Anugrah , Jurnalis-Kamis, 13 November 2014 |16:16 WIB
Aneh, Indonesia Belum Juga Naikkan Harga BBM. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Negara-negara kaya minyak seperti Arab Saudi, Venezuela bahkan Iran sudah terlebih dahulu melakukan pengurangan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM). Indonesia, yang notabene tidak termasuk negara yang kaya minyak harusnya bisa belajar dari negara ini.

"Negara-negara petrodolar pun siap pangkas subsidi. Bahkan Iran siap menaikkan harga BBM bertahap sebesar 20-24 persen per tahun. Dalam waktu lima tahun harga BBM Iran sudah sesuai harga pasar," kata Direktur Riset dari Katadata, Heri Susanto di Warung Daun Cikini, Jakarta, Kamis (13/11/2014).

Bahkan, lanjut Heri, hal tersebut juga dilakukan Venezuela. Negara yang terkenal dengan cadangan minyak terbesar di dunia itu pun melakukan hal demikian. Rakyat Venezuela harus menikmati harga lebih menguntungkan dibanding harga pasar internasional, dan tidak boleh merugikan.

"Anehnya, Indonesia, sudahlah negara yang cadangan minyaknya sedikit, malah sampai sekarang belum juga mencabut subsidi BBM-nya," tambah dia.

Selain itu, besarnya subsidi untuk BBM di Indonesia ini juga membuat dana migas menjadi tekor. Heri menjelaskan, di masa Orde Baru, dana migas menjadi andalan biaya pembangunan dan subsidi energi.

"Sekarang, pendapatan migas terus merosot, sementara beban subsidi kian naik hingga Rp350 triliun. Bahkan, sejak dua tahun lalu, dana migas tak mampu lagi menutupi ongkos subsidi," ungkapnya.

(Widi Agustian)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement