
Menurutnya,meskipun pasar masih menyimpan daya beli namun saat itu diperkirakan keputusan pembelian properti akan lebih selektif untuk proyek-proyek yang masih memberikan aspek fungsional dan bukan sebagai spekulasi, karenanya proyek-proyek yang unik dan mempunyai konsep jelas yang akan bertahan.
Keempat adalah terkait suku bunga KPR yang berada di kisaran 13-14 persen. Suku bunga KPR yang dianggap tinggi ini diprediksi akan membuat end-user berpikir dua kali untuk membeli properti dengan kredit karenanya nafas panjang pengembang kembali diuji dengan strategi pembayaran cicilan bertahap.
Sementara yang terakhir adalah terkait launching proyek properti. Dirinya berharap bagi para pengembang yang akan meluncurkan proyeknya di 2015 ada baiknya melakukan konsolidasi ulang berkaitan dengan timing kapan proyek akan diluncurkan.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.