Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kuota Subsidi Gas Melon Dipastikan Tak Akan Ditambah

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Jum'at, 27 Februari 2015 |13:20 WIB
Kuota Subsidi Gas Melon Dipastikan Tak Akan Ditambah
Ilustrasi: Okezone
A
A
A

Menurut Sofyan, langkanya gas Elpiji 3 kg sudah diantisipasi dengan menambah suplai sebanyak mungkin. Selain itu, langkanya gas Elpiji ini disebabkan karena banyak agen maupun distributor yang nakal.

"Pertamina melihat apa masalahnya, ternyata juga ditemukan beberapa agen dan distributor punya masalah, sudah diambil tindakan keras sekali," sebut Sofyan.

Diakui Sofyan, langkanya gas Elpiji 3 kg ini disebabkan banyak agen yang menahan, sehingga harga gas tersebut juga naik. Namun, dirinya membantah pemerintah menaikkan harganya.

"Pokoknya kita Tambah suplai, karena selama ini barangnya tetap sama. Tapi ternyata ada tahan rupanya. Oleh sebab itu Pertamina mengambil tindakan untuk identifikasi hal yang seperti itu. Yang penting kan sama kaya tadi, kalau ada orang yang tahan, kalau kita tambah ke pasar, itu kan kemudian mereka akan melepas," tukasnya.

Sekedar informasi, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyepakati kuota Elpiji subsidi atau ukuran 3 kg. Di mana, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengajukan kuota tersebut sebesar 5,776 juta ton dengan anggaran Rp28,274 triliun di 2015.

(Rizkie Fauzian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Halaman:
Lihat Semua
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Banner
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Terpopuler
Advertisement