Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Beras di Pasar Induk Cipinang Turun, Efeknya Tunggu 5 Hari

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Selasa, 03 Maret 2015 |15:58 WIB
Beras di Pasar Induk Cipinang Turun, Efeknya Tunggu 5 Hari
Ilustrasi: Okezone
A
A
A

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan harga beras akan segera turun dalam waktu dekat. Hal ini tidak terlepas langkah yang telah dilakukan pemerintah dan juga memasuki musim panen raya.

Menurut Jokowi, harga beras sudah turun sekira Rp700 per kg di Pasar Induk Beras Cipinang. Nantinya penurunan ini akan diikuti di pasar-pasar lainnya.

"Turun dong. Kalau Pasar Cipinang sudah turun yang lain turun (harganya)," ucap Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/3/2015).

Diakui Jokowi, penurunan harga beras secara merata di pasaran akan terjadi hingga tiga sampai lima hari

 

"Hanya saja kalau Cipinang turun sekarang, dan di pasar tiga sampai lima hari baru turun," ujarnya.

Seperti diketahui, kenaikan harga beras terus menanjak di sejumlah daerah di Indonesia. Terlebih harga beras kelas medium maupun premium mencapai 30-an persen kenaikannya.

Berikut rincian harga beras medium di Pasar Induk Cipinang Jakarta, seperti dikutip dari Litbang Okezone.

Tanggal 26 Januari 2015

Harga beras sebesar Rp9.100 per kg.

Tanggal 2 Februari 2015

Mengalami kenaikan sebesar Rp100 per kg, sehingga menjadi Rp9.200 per kg.

Tanggal 11 Februari 2015

Naik tipis sebesar Rp50 per kg, menjadi Rp9.250 per kg.

Tanggal 13 Februari 2015

Kembali naik Rp100 per kg, menjadi Rp9.350 per kg.

Tanggal 16 Februari 2015

Naik Rp150 per kg, menjadi Rp9.500 per kg.

Tanggal 17 Februari 2015

Naik Rp100 per kg, menjadi Rp9.600 per kg.

Tanggal 18 Februari 2015

Naik Rp200 per kg, menjadi Rp9.800 per kg.

Tanggal 20 dan 26 Februari 2015

Mengalami kenaikan yang signifikan sebesar Rp2.200 per kg, sehingga harga beras medium untuk wilayah DKI Jakarta mencapai Rp12.000 per kg.

(Rizkie Fauzian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement