JAKARTA - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) diprediksi akan menekan inflasi pada April 2015. Namun, inflasi tersebut dikatakan tidak akan di atas 0,5 persen.
"Dampaknya cuma di bensin, karena bensin sudah naik sebenarnya," kata Deputi bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Sasmito Hadi Wibowo di kantornya, Rabu (1/4/2015).
Sasmito mengungkapkan, inflasi pada April akan lebih besar dibanding bulan Maret. Hal ini disebabkan, dari dampak kenaikan harga BBM pada akhir bulan.
"Kenaikannya kan beberapa hari sebelum akhir Maret. Paling sekitar 0,3 sampai 0,5 persen inflasinya," kata dia.
Ia juga meyakini bahwa beras tidak akan terlalu memberikan andil yang cukup banyak untuk inflasi April. Sebab, pada bulan ini akan terjadi panen raya.
Sebelumnya, BPS mencatat andil inflasi untuk beras sebesar 0,09 persen pada inflasi Maret 0,17 persen. Hal tersebut karena pasokan beras yang tidak mencukupi dan belum masuknya musim panen raya.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.