JAKARTA - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium dan Solar kembali mengalami kenaikan sebesar masing-masing Rp500. Kenaikan ini dilakukan pemerintah salah satunya seiring terus melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap dolar.
Ketua Umum Serikat Tani Indonesia, Henry Saragih, mempertanyakan peran negara dalam melindungi kepentingan rakyat. Pasalnya, menurut dia, dengan pemerintah melepas harga BBM ke pasar sama saja negara sudah kehilangan fungsinya.

"Fungsi negara itu kan melindungi tumpah darah Indonesia. Kalau semua dilepas ke pasar, negara jadi tidak ada fungsinya. Kan seperti diketahui negara kan fungsinya menjaga kepentingan rakyat," kata dia kepada Okezone, Sabtu (4/4/2015).