JAKARTA - Data pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I-2015 tidak seperti yang diharapkan. Situasi ini pernah diperingatkan oleh World Bank atau Bank Dunia, bahwa prospek ekonomi global akan membaik pada 2015, namun masih berisiko bagi negara berkembang seperti Indonesia.
Menurut Presiden World Bank Group Jim Yong Kim, dalam kondisi ekonomi yang tidak pasti ini, negara-negara berkembang harus menggunakan sumber daya mereka untuk mendukung program-program sosial yang menargetkan masyarakat miskin dan melakukan reformasi struktural yang berinvestasi pada sumber daya manusia.
"Sangat penting juga untuk menghapuskan hambatan-hambatan bagi investasi swasta yang masih menjadi sumber nomor satu untuk membuka lapangan kerja dan bisa membantu ratusan juta orang keluar dari kemiskinan," ujar dia beberapa waktu lalu, seperti dikutip dari Data Litbang Okezone.com, Rabu (6/5/2015).
Di awal tahun 2015, World Bank memprediksi bahwa negara-negara berkembang akan mulai tumbuh tahun ini karena rendahnya harga minyak, menguatnya ekonomi AS, suku bunga global yang rendah, dan berkurangnya tekanan domestik di sebagian negara-negara berkembang.