Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ekonomi Indonesia Lesu, World Bank Pernah Beri Peringatan

Rani Hardjanti , Jurnalis-Rabu, 06 Mei 2015 |11:17 WIB
Ekonomi Indonesia Lesu, World Bank Pernah Beri Peringatan
Gedung World Bank. (Foto dok: gbcghana.com)
A
A
A

Di balik perbaikan ekonomi dunia yang berlangsung secara perlahan, ada beberapa tren berbeda yang memiliki implikasi terhadap pertumbuhan global. Pasar tenaga kerja AS dan Inggris mulai membaik, demikian juga dengan kebijakan moneternya yang masih sangat akomodatif. Berbeda halnya dengan Eropa dan Jepang. China pun kini tengah berhati-hati mengawal pelemahan pertumbuhan ekonominya.

Risiko-risiko yang membuat proyeksi pertumbuhan ekonomi di 2015 ini masih cenderung menurun menurut World Bank adalah :

1. Masih lemahnya perdagangan global. Sejak krisis ekonomi global, perdagangan global telah menurun secara signifikan, hanya tumbuh kurang dari 4 persen pada 2013 dan 2014, jauh di bawah pertumbuhan rata-rata sebelum krisis yaitu sebesar 7 persen per tahun.

2. Kemungkinan guncangan pasar finansial seiring dengan naiknya suku bunga di beberapa negara maju di waktu yang berbeda beda.

3. Seberapa jauh harga minyak yang rendah mempengaruhi perekonomian negara-negara produsen minyak. Harga minyak yang rendah akan menyebabkan perpindahan pendapatan yang signifikan dari negara pengekspor minyak ke negara pengimpor minyak. Bagi eksportir dan importir, rendahnya harga minyak seharusnya bisa memberikan kesempatan untuk melakukan langkah-langkah reformasi guna meningkatkan sumber daya fiskal.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement