nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mendag Gobel Akui Bulog Belum Mampu Stabilkan Harga Beras

Feby Novalius, Jurnalis · Senin 18 Mei 2015 18:36 WIB
https: img.okeinfo.net content 2015 05 18 320 1151552 mendag-gobel-akui-bulog-belum-mampu-stabilkan-harga-beras-tsDWUgOMZk.jpg Mendag Gobel akui Bulog belum mampu stabilkan harga beras. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel mengakui Perum Bulog masih belum mampu menstabilkan bahan-bahan kebutuhan pokok, utamanya harga beras di pasaran.

Pasalnya, hingga saat ini serapan cadangan beras di Bulog masih minim untuk bisa menstabilkan harga beras. Padahal sebentar lagi akan memasuki puasa dan Lebaran, di mana permintaan beras akan melonjak drastis.

"Hingga sekarang ini serapan beras Bulog untuk mensuplai beras di pasaran hanya sebesar 1,2 juta ton atau sekitar 60 persen dari angka ideal serapan Bulog di pasaran," tuturnya di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (18/5/2015).

Dia menjelaskan, mestinya serapan beras Bulog cukup untuk menyuplai pasar sebanyak 2 juta ton. Walaupun demikian, dia menuturkan, untuk menghadapi kebutuhan menjelang puasa dan Lebaran, pemerintah akan membahas pasokan beras pada akhir Mei.

Neraca Perdagangan Februari Surplus

Jika cadangan beras pemerintah dirasa kurang, maka bukan tidak mungkin Kemendag akan melakukan impor beras demi menjaga harga beras di pasaran. "Ya nanti impor, setelah kita bahas, pada Mei. Yang jelas pemerintah concern pada kebutuhan hasil panen. Kita pantau terus. Nanti akan dibahas dan rapat dengan Wapres dan Presiden,"jelasnya.

Ia memaparkan, bahwa hal tersebut pemerintah akan melihat pasokan panen beras dari petani lokal. Mendengar paparan Menteri Pertanian (Mentan), mengaku stok beras hingga bulan puasa masih dapat dipenuhi oleh cadangan beras yang ada.

"Bulog terus melakukan penyerapan dari gabah dari hasil panen yang ada sekarang. Saya diberi tahu oleh Mentan bahwa Jawa Tengah dan Jawa Timur akan panen lagi sehingga diminta untuk Bulog bisa menyerap," jelasnya.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini