Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman melakukan evaluasi di pelabuhan Tanjung Priok. Hal tersebut dilakukan terkait dengan permasalahan dwelling time yang saat ini sudah mencapai 5,6 hari.
"Hari ini kita baru saja mengevaluasi antara lain mengenai dwelling time di Pelabuhan Tanjung Priok yang sekarang sudah mencapai 5,6 hari," ujarnya saat ditemui seusai melihat-lihat lokasi Crisis Centre di Pelabuhan Tanjung Priok belum lama ini.
Namun, waktu tersebut belum mencapai target yang ditetapkan pemerintah yakni selama 4,7 hari. Sehingga, menurut Indroyono, dibutuhkan sebanyak delapan kementerian lembaga yang akan bertugas menangani tahapan-tahapan yang dapat menghambat proses dwelling time tersebut.
"Ada delapan kementerian lembaga yang bertugas untuk pre-custom, custom dan post-custom punya kantor di sini. Sehingga kalau ada apa-apa, bisa langsung membantu para customer," jelas dia.
Delapan kementerian lembaga tersebut antara lain, Badan Karantina Kementerian Pertanian, Badan Karantina Perikanan, BPOM, Kementerian Kesehatan, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Lingkungan Hidup.
(Rizkie Fauzian)