Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pengusaha: Jokowi Mimpi Pangkas Dwelling Time 4,5 Hari

Hendra Kusuma , Jurnalis-Jum'at, 19 Juni 2015 |06:49 WIB
Pengusaha: Jokowi Mimpi Pangkas <i>Dwelling Time</i> 4,5 Hari
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Ketua Komite Tetap Regulasi Logistik Kadin Indonesia Akbar Johan menganggap, target dwelling time atau waktu bongkar muat barang di Pelabuhan Tanjung Priok dari 5,5 hari menjadi 4,5 hari hanyalah mimpi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Target tersebut jauh dari kata realistis lantaran sistem perizinan antar kementerian dan lembaga di Indonesia belum terintegrasi dengan baik.

"Itu mimpi Jokowi, selama online system integrated di kementerian/lembaga belum connected dengan NSW itu hanya mimpi," kata Akbar kepada Okezone di Jakarta.

Akbar menuturkan, tidak hanya sistem online yang terintegrasi antar kementerian dan lembaga, adapun yang harus dilakukan Presiden Jokowi untuk menekan waktu dwelling time adalah melakukan perombakan di Ditjen Bea Cukai.

Pasalnya, sistem birokrasi yang ada di Ditjen Bea Cukai masih jauh dari yang diharapkan para pengusaha. Terutama soal birokrasi administrasi pengurusan dokumen pelabuhan.

"Perusahaan saya kan tiap hari ngeluarin kontainer di Priok, yah (kendalanya) masih Bea Cukai," tutupnya.

(Fakhri Rezy)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement