Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menteri Rini Sebut Lamanya Dwelling Time karena Koordinasi Buruk

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Sabtu, 20 Juni 2015 |22:26 WIB
Menteri Rini Sebut Lamanya <i>Dwelling Time</i> karena Koordinasi Buruk
Menteri BUMN Rini Soemarno (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan lamanya proses dwelling time di pelabuhan Tanjung Priok lantaran buruknya koordinasi antar instansi.

Menurut Menteri Rini, PT Pelindo II bertanggung jawab dalam proses bongkar muat barang di pelabuhan. Selebihnya, dari pelabuhan hingga barang keluar, banyak Kementerian dan Instansi yang terlibat.

"Kalau dilihat dari proses bongkar muatnya barang, untuk kemudian ditumpuk container, Pelindo II sudah cukup baik. Sudah setara dengan internasional, sudah setara dengan Hong Kong. Dan Hong Kong itu pelabuhan ke tiga terbesar dan terbaik di dunia," ucap Rini di Kediaman Dinasnya, Sabtu (20/6/2015).

Rini menjelaskan yang menjadi persoalan adalah proses setelah bongkar muat dilakukan. Ada proses pre-custom yang melibatkan beberapa instansi dan butuh waktu panjang.

Rini mencontohkan, barang impor perlu melakukan pengurusan dokumen di Kementerian Perdagangan.

"Misal impor makanan, harus ada dokumen dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), jadi proses ini yang kemudian harus diselesaikan. Nah setelah itu kemudian masuk lagi ke Bea Cukai baru nanti (barang) keluar," tandasnya.

(Rizkie Fauzian)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement