Share

Barang Menginap di Pelabuhan, Jadi Pemicu Tingginya Biaya Logistik

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 03 April 2018 14:47 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 03 320 1881483 barang-menginap-di-pelabuhan-jadi-pemicu-tingginya-biaya-logistik-PBQuc90kR3.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Perhubungan menyebut cost logistik menjadi faktor penting dalam peningkatan ekonomi Indonesia. Karena dengan adanya cost logistik yang murah, maka ekspor Indonesia yang melalui pelabuhan juga bisa meningkat.

Namun, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyanyangkan jika cost logistik di Indonesia masih sangat tinggi. Salah satu penyebabnya adalah teralalu lamanya barang yang menginap ldi Pelabuhan (overstay).

 Baca juga: Menhub Akan Selidiki Penyebab Masih Tingginya Biaya Logisitik

"Dari apa yang kita diskusikan tadi, memang, ada yang harus kita elaborasi lagi, satu berkaitan dengan masih adanya barang-barang yang overstay dengan waktu lebih dari tiga hari," ujarnya saat ditemui di Ke Meridien, Jakarta, Rabu (3/4/2018).

Meski begitu lanjut Budi dirinya belum mengetahui penyebab mengapa bisa terjadi overstay. Pasalnya dirinya selalu menekankan agar proses bongkar muat tidak lebih dari tiga hari.

 Baca juga: Menhub Berambisi Pangkas Dwelling Time Demi Peningkatan Ekspor

"Dengan suatu motif yang belum pasti kita tentukan oleh karenanya lusa hari kamis saya akan ke sana," ucapnya.

Menurut Budi, semakin lama peti kemas menggunakan lapangan penumpukan terminal, maka akan semakin besar pula biaya yang harus dibayarkan. Apalagi jika proses dwelling time lebih dari 3 hari.

Sebagai gambaran, berdasarkan data Kementerian Perhubungan satu hari barang tersebut menginap akan dikenakan biaya Rp448.930 , sementara jika dua hari maka biaya yang harus dikeluarkan adalah sebesar Rp448.930 dan jika tiga hari maka biaya yang harus dikeluarkan Rp987.490.

 Baca juga: Menhub Pamerkan Dwelling Time di Depan Pengusaha Logistik

Sementara jika lebih dari tiga hari maka perusahaan harus mengeluarkan biaya Rp1.529.050 dan jika empat hari maka Rp2.067.610 yang harus dibayarkan. Bahkan jika dipendam selama 10 hari maka biaya yang harus dikeluarkan Rp4.670.410.

"Dwelling time 3 hari sudah ada effort baik stakeholder jalankan tugas dengan totalitas, tahap ke tahap kita lakukan," ucapnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini