Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jual BBM Pertalite Cara Pertamina Kurangi Kerugian Akibat Premium

Antara , Jurnalis-Minggu, 26 Juli 2015 |16:08 WIB
Jual BBM Pertalite Cara Pertamina Kurangi Kerugian Akibat Premium
Foto: Okezone
A
A
A

Marwan mendesak agar Pertamina segera dijadikan sebagai "non listed public company" agar pengelolaannya sesuai prinsip-prinsip GCG. Dengan begitu kecurigaan dan praktek-praktek mafia bisa berkurang atau hilang.

Harga BBM sekarang, menurut dia juga sudah tidak sesuai, karena Harga BBM waktu naik pada Januari 2014 ditetapkan pada saat kurs Rp12 ribuan, dengan harga minyak dunia USD50-60 per barel.

"Sekarang harga minyak dunia memang turun dikisaran USD49 per barel, tetapi kurs naik ke Rp13.400 per USD. Jadi kalau konsisten dengan Perpres Nomor 191/2014 harga BBM memang terpaksa harus naik," ujarnya.

Kecuali, menurut dia pemerintah mau memberi subsidi di APBN, atau pemerintah perintahkan agar BUMN yang serap kerugian seandainya harga tidak perlu naik, tetapi hal itu akan melanggar UU BUMN.

Sehingga yang terjadi sekarang, pemerintah sebut margin BU 5-10 persen, prakteknya margin atau keuntungan Badan Usaha (BU) kurang dari itu. Sehingga Pertamina malah mengaku rugi dalam 2-3 bulan terakhir akibat pemerintah takut naikkan harga sesuai formula yang ditetapkan sendiri oleh pemerintah di Perpres, kata Marwan.

(Rizkie Fauzian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Halaman:
Lihat Semua
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Banner
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Terpopuler
Advertisement