"Pada periode Januari sampai Juli, Indonesia memiliki wilayah kekeringan sekitar 200 ribu hektare. Dan pada tahun ini di periode yang sama, angka tersebut turun menjadi 110 ribu hektare karena ada upaya pemberian mesin pompa kepada para petani," katanya saat melakukan panen raya di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (30/7/2015).
Dia mengatakan, dengan memberikan pompa tersebut maka permasalahan kekeringan yang terjadi saat ini bisa ditekan sedini mungkin. "Untuk hari ini kami memberikan bantuan sebanyak 40 unit pompa kepada Kabupaten Sidoarjo dan kalau masih kurang jumlahnya akan terus kami tambah serta kapasitas pompa ditingkatkan sebelum masalah kekeringan di kabupaten ini benar-benar terjadi," katanya.
Menurutnya, selain memberikan mesin pompa Kementan juga memberikan bantuan berupa pembangunan saluran air yang ada di Indonesia. "Sampai dengan saat ini terdapat sekitar1,3 juta fisik pembangunan saluran air yang sudah dibangun," katanya.
Sementara itu, untuk yang puso saat ini tinggal 8 ribu hektar saja atau jauh menurun dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebanyak 35 ribu hektar. "Artinya, sejak awal kami sudah mengantisipasi dan juga memprediksi adanya kekeringan yang setiap tahun terjadi di beberapa wilayah di Indonesia," katanya.