JAKARTA - El Nino disebut mulai mengancam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sebab, nantinya hal tersebut akan mempengaruhi sektor pertanian yang merupakan pendorong inflasi.
Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang PS Brodjonegoro mengatakan, el nino akan berpengaruh besar terhadap inflasi yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi terancam. Pasalnya, ekonomi Indonesia saat ini sangat bergantung pada konsumsi rumah tanggga, dan konsumsi rumah tangga bergantung pada daya beli masyarakat.
"Jadi ada multiplier effect, inflasi ditentukan oleh harga pangan yang bergejolak, yang utamanya beras. Produksi beras turun kalau ngga diatur dengan baik, maka harga akan naik," ujar Bambang di kantornya, Jakarta, Rabu (5/8/2015).
Dia melanjutkan, el nino diperkirakan akan terjadi pada bulan ini hingga Desember mendatang. "Dan pada September dan Oktober merupakan musim panen, yang kemungkinan akan kena dampaknya. Yang paling banyak katanya di Jawa, Luar Jawa semuanya di bagian Selatan," tambah dia.