Mengenai syarat, Didik mengungkapkan, tidak rumit syarat yang harus dipenuhi bagi para masyarakat yang ingin mengajukan pinjaman modal. Salah satunya adalah usaha yang digeluti maksimal beromzet Rp1 miliar dan sudah berdiri selama satu tahun.
Didik mengungkapkan, alasan dirinya memilih budidaya jamur tiram ini lantaran permintaan akan jamur di kota pempek ini sangat tinggi serta harga jualnya yang stabil.
"Sudah lima tahun harganya stabil, Rp20.000 per kg, kebutuhan Palembang sendiri sulit dipenuhi, potensinya masih tinggi," kata Didik, Palembang.
Didik menuturkan, setiap bulannya mampu memproduksi 30 kilogram (kg) sampai dengan 40 kg. Jika dikalkulasikan dengan harga jual jamur tiram yang sekira Rp20.000 per kg, maka omset per bulannya sekira Rp600 ribu sampai Rp800 ribu atau per bulannya sekira Rp24 juta.
Dia menceritakan, budidaya jamur tiram ini juga gampang-gampang sulit. Terutama pada media tanam (baglock) jamur itu sendiri. Dari awal, dirinya selalu membeli baglock dari kota Bandung, lantaran baglock di Palembang sendiri kadar produktivitasnya masih kecil, atau jauh dari permintaan akan jamur di Palembang.