Awalnya, Hary Tanoe pun mengakui kalau dirinya enggan bisnis online. Meskipun dirinya telah berulang kali diajak menggarap bisnis online ini oleh temannya.
"Saya dulu juga buta tentang online. Saya diajak bisnis online sama teman saya, saya tidak mau. Sekarang ini, dia jadi orang kaya se-Asia. Dia investasikan dananya USD200 juta. Waktu itu saya bilang berani juga ini orang. Tapi hari ini berkembang menjadi USD15 miliar," jelasnya.
Untuk itu, bisnis pada sektor online perlu dikembangkan agar dapat menghasilkan pendapatan iklan yang besar.
"Ini seperti pajak, pajak apabila hanya dari basis eksisting pasti kurang. Basisnya harus diperbesar, jadi kita juga harus begitu. Basisnya diperbesar untuk iklan," ujarnya.(rai)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.