Untuk diketahui, proyek kereta cepat Jakarta-Bandung membutuhkan dana yang lebih mahal dibanding proyek kereta cepat di negara-negara lain. Pada proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, dana yang dibutuhkan adalah USD5,5 miliar untuk jarak 142,3 km atau sekira USD38,65 juta per km.
Padahal, sejumlah proyek kereta cepat di negara lain dapat dibangun dengan biaya yang lebih rendah. Kereta cepat Mumbai-Ahmadabad hanya membutuhkan biaya USD14 miliar untuk jarak 534 km atau USD26,22 juta per km. Sedangkan kereta cepat Teheran-Isfahan hanya membutuhkan USD2,7 miliar untuk jarak 400 km dengan biaya rata-rata USD 6,75 juta per km.
Sedangkan, biaya rata-rata pembangunan kereta cepat di China hanya membutuhkan USD17-21 juta per km dan kereta cepat Eropa sebesar USD 25-39 juta per km.(rai)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.