Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tiket Rp200 Ribu, Kereta Cepat Enggak Akan Laku

Feby Novalius , Jurnalis-Jum'at, 05 Februari 2016 |05:45 WIB
Tiket Rp200 Ribu, Kereta Cepat Enggak Akan Laku
Ilustrasi kereta cepat. (Foto: Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagyo menilai, proyek kereta cepat Jakarta-Bandung adalah proyek mahal yang tidak akan pernah laku. Pasalnya, tidak akan ada masyarakat Jakarta ataupun Bandung yang merelakan uangnya habis untuk menaiki kereta-cepat super mahal dan lebih memilih menggunakan moda transportasi lainnya, seperti bus dan mobil pribadi miliknya.

"Orang naik bus, punya mobil suruh pindah pakai kereta cepat dengan kisaran harga Rp200 ribu, enggak mau mahal," terang Agus kepada Okezone.

Dia menambahkan, alasan lain kereta cepat Jakarta-Bandung tidak akan laku, adalah konsultan yang membuat studi kereta cepat Jakarta-Bandung hanya ingin untung. Sehingga mereka memprediksi per hari akan ada aktivitas pengguna kereta cepat Jakarta-Bandung hingga 60 ribu orang.

"Lihat ya, di stasiun Parahyangan saja dapat 1.000 penumpang pagi sampai sore. Ini 60 ribu dari mana. Terus dia bilang head to head setiap stasiun 7 menit emangnnya KRL," terang Agus.

Dia pun mengklaim telah beberapa kali memberikan masukan kepada Presiden Joko Widodo, sebelum melakukan ratas dengan jajaran menteri kabinet kerjanya terkait kereta cepat Jakarta-Bandung. Dia meminta Presiden memanggil konsultan yang telah melakukan studi kereta cepat Jakarta-Bandung tersebut. Namun, permintaannya tidak mendapat respons Presiden Joko Widodo.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement