Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bernilai Ekonomi Tinggi, Nelayan Beralih ke Ikan Layur

Koran SINDO , Jurnalis-Selasa, 16 Februari 2016 |12:52 WIB
Bernilai Ekonomi Tinggi, Nelayan Beralih ke Ikan Layur
Ilustrasi ikan. (Foto: Okezone)
A
A
A

SUKABUMI – Sejumlah nelayan di sepanjang Teluk Palabuhan ratu mengalihkan pencariannya ke ikan layur. Sebab, dengan kondisi cuaca yang buruk sangat untuk mendapatkan ikan tuna. Apalagi saat ini harga ikan layur mencapai Rp65.000 per kg.

Kepala Dinas Kelautan dan Peri kanan Kabupaten Sukabumi, Abdul Kodir, mengatakan jarak pencarian ikan layur yang hanya 5-7 mil membuat para nelayan lebih memilih mencari ikan layur.

"Karena tak bisa melaut lebih dari 10 mil akibat cuaca buruk, nelayan jadi memilih mencari ikan layur yang jarak pencariannya dekat serta tidak berbahaya," ujarnya di Sukabumi.

Alhasil, kata Abdul, dengan melimpahnya ikan layur, membuat harga ikan tersebut tinggi. "Bayangkan saja harga ikan layur sekarang mencapai Rp65.000 per kg dari sebelumnya Rp38.000 per kg," ucapnya.

Abdul mengatakan, stok ikan layur di Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhanratu masih aman untuk dua bulan ke depan. Pasalnya, para nelayan mulai kembali melaut setelah menyandarkan kapalnya sekitar dua bulan. "Sekarang sudah mulai banyak nelayan kembali melaut meskipun dengan jarak yang dekat dan saat cuaca bagus," ungkapnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement