Bank of Japan meningkatkan upayanya pada akhir Januari yang mengejutkan investor dengan mengumumkan suku bunga negatif untuk pertama kalinya. Tetapi, itu hanya mengakibatkan melemahnya yen dalam waktu singkat sebelum mata uang itu naik tajam lagi.
Meskipun angka PDB jelek, saham-saham di Tokyo kemudian naik 7,2 persen pada awal pekan, menyusul kenaikan kuat di pasar Eropa dan AS pada hari Jumat lalu. Saham juga telah dibantu oleh penurunan yen terhadap dolar.
Di tengah volatilitas pasar global, Jepang sebenarnya sedang bergulat dengan kesulitan di bagian di dalam negeri. Kemerosotan belanja konsumen menyeret perekonomian turun di kuartal keempat tahun lalu.
Namun, menurut Ekonom Senior Capital Economics Jepang, Marcel Thieliant, permintaan diharapkan dapat memperkuat ekonomi akhir tahun ini dengan harapan aktivitas konsumen untuk shopping mengalahkan peningkatan pajak penjualan tahun depan.(rai)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.