JAKARTA - Pendiri PT AKR Corporindo Tbk, Soegiarto Adikoesoemo akhirnya kembali masuk dalam daftar orang terkaya di dunia setelah dua tahun sempat tersingkirkan. Di tahun 2016, Forbes mencatat Soegiarto berada dalam peringkat ke-1.275, mengalami peningkatan setelah sebelumnya pada tahun 2013 sempat menduduki peringkat ke-1.342.
Dilansir dari Forbes, Kamis (3/3/2016) masuknya kembali nama pemilik perusahaan yang mayoritas usahanya di sektor kimia ini seiring dengan peningkatan kekayaannya di tahun 2016. Tercatat kekayaan Soegiarto di tahun 2016 sebesar USD1,4 miliar atau setara dengan Rp18,5 miliar (Rp13.280 per USD) setelah sebelumnya USD1,08 miliar di tahun 2015.
Selain sukses bergerak di sektor kimia, PT AKR Corporindo Tbk juga bergerak di bidang perdagangan umum dan distribusi minyak serta gas bumi, pertambangan batu bara dan jasa logistik. Selain itu, Soegiarto juga memiliki investasi dalam bidang properti.
Ia memiliki perusahaan properti yaitu AKRLand Development yang mengoperasikan hotel di Bali dan Manado. Selain itu, Ia juga memiliki investasi di kawasan Industri Terpadu Jawa dan Pelabuhan Estat di Gresik, Jawa Timur. Baru-baru ini Ia juga menghabiskan USD1,5 miliar untuk pembangunan pembangkit listrik.
Soegiarto sendiri bukanlah terlahir sebagai anak dari seorang konglomerat. Kesuksesannya diraih dengan merintis usaha dari bawah. Ia mendirikan perusahaannya pada tahun 1977 dengan nama PT Aneka Kimia Raya yang pada akhirnya berganti nama menjadi PT AKR Corporindo Tbk (AKRA). Untuk pertama kalianya Ia melakukan Penawaran Umum Perdana Saham AKRA (IPO) pada September 1994.(rai)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.