Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Terpopuler: Plus Minus Investasi Tanah

Terpopuler: <i>Plus Minus</i> Investasi Tanah
(Ilustrasi: buyshomemn)
A
A
A

Plus

Capital gain. Siapapun tahu bahwa harga tanah terus menerus mengalami kenaikan. Persentasenya bisa mencapai 20 sampai 25 persen tiap tahunnya, atau dua kali lipat setelah 5 tahun kedepan. Nilai plus inilah yang menjadikan investasi tanah cocok bagi pemula.

Properti yang memiliki return dan capital gain tinggi seperti tanah, sebaiknya jangan dijual dalam waktu singkat. Tunggu dulu hingga harganya naik signifikan. Biasanya, kenaikan nilai properti akan sangat terasa setelah lima tahun.

Lalu dari sisi biaya. Perawatan tanah kosong memang tak memerlukan biaya besar dan menyulitkan. Berbeda dengan properti berupa bangunan, seperti rumah, apartemen, ruko, kantor, atau kios, yang harus terus dipelihara sehingga kerap merogoh kocek setiap tahun.

Punya nilai tambah (added value). Keuntungan ini bisa diperoleh ketika lahan tersebut dikembangkan. Belakangan banyak ditemukan pengembangan perumahan dalam skala kecil yang dikemas dalam bentuk cluster. Jika lahan tergolong strategis, bisa juga kavling tersebut dijadikan ruko.

Demand vs supply. Persediaan tanah tidak akan bertumbuh dan bertambah, sedangkan permintaan akan semakin bertambah seiring pertumbuhan penduduk yang membutuhkan lahan tinggal. Dan menurut prinsip ekonomi, dimana semakin banyak permintaan maka akan semakin tinggi juga penawarannya.

Dialokasikan untuk bisnis lain. Keuntungan lain yang bisa didapat dengan berinvestasi tanah adalah sarana berbisnis. Sambil menunggu masa lima tahun hingga harga tanah naik dua kali lipat, Anda bisa memanfaatkan lahan untuk ruang berbisnis tambahan. Misalnya, kebun sayur, lahan parkir, atau taman untuk acara pesta pernikahan.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement