“Pembangunan ini juga akan menjadi rumah kantor PNB dan ruang yang tersisa akan disewakan kepada perusahaan lokal dan internasional,” tambahnya.
Peluncuran proyek ini datang selagi perekonomian Malaysia, ketiga terbesar di Asia Tenggara, telah tertekan akibat rendahnya harga energi. Ekspor gas alam cair dan minyak mentah telah menderita dan mata uang negara, ringgit, telah mencapai posisi terendah berkali-kali pada tahun ini.
Pada November, PNB menyerahkan proyek konstruksi kepada konsorsium asal Korea Selatan, Samsung C&T Corp dan UEM Group Bhd asal Malaysia. Samsung C&T, lengan pembangunan Samsung Group, membantu membangun Menara Kembar Petronas (Petronas Twin Towers) dan Burj Khalifa di Dubai.
(dhe)
(Rizkie Fauzian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.