Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Panen Raya Pepaya California, Petani Raup Rp5 Juta

Antara , Jurnalis-Selasa, 29 Maret 2016 |11:14 WIB
Panen Raya Pepaya California, Petani Raup Rp5 Juta
Ilustrasi : petani-pertanian.go.id
A
A
A

KULON PROGO - Petani lahan pasir di Kecamatan Panjatan Kabupaten Kulon Progo Daerah Istimewa Yogyakarta panen pepaya jenis California dengan hasil yang memuaskan.

Petani lahan pasir Kulon Progo Sukarman mengatakan, petani lahan pasir mulai menanam pepaya California sejak satu tahun terakhir.

"Saat ini, areal tanam pepaya California seluas enam hektare. Mulai Maret ini, petani lahan pasir memanen pepaya," kata Sukarman di Kulon Progo, Selasa (29/3/2016).

Ia mengatakan harga pepaya California di tingkat petani sangat bagus yakni Rp3.600 per kilogram (kg) dan kualitas AB Rp4.000 per kg. Dalam sekali panen, petani mendapat keuntungan Rp3 juta hingga Rp5 juta.

"Keuntungan menanam pepaya jenis California tidak kalah dengan komoditas hortikultura lainnya, seperti cabai, semangka dan melon. Kami sangat beruntung lahan pasir sangat cocok ditanami berbagai komoditas hortikultura," sambungnya.

Dia mengatakan, pepaya hasil panenan petani pesisir Kulon Progo dipasarkan di Bandung, Jakarta, dan Pasar Buah Induk Gamping Sleman. Setiap 10 hari hingga 20 hari, petani panen pepaya.

"Pedagang dari dari berbagai daerah langsung ke lahan milik petani. Jadi, kami tidak kesulitan untuk menjual pepaya," kata dia.

Ia menyatakan pepaya California yang ia jual dijamin berkualitas baik. Biasanya, petani memetik pepaya saat matang. Pihaknya juga melakukan perawatan secara intensif supaya tidak terserang jamur.

"Sampai saat ini, tanaman pepaya tidak diserang jamur. Kami berupaya tidak ada serangan jamur atau hama lainnya," jelasnya,

Dia menambahkan, saat ini permintaan pepaya tengah bagus. Sayangnya, pasokan masih sangat terbatas. Bahkan, tak jarang ada beberapa permintaan yang tidak bisa dia penuhi.

"Produksi buah ini tidak bisa ditentukan, mengingat pepaya California tidak bisa distok," ujarnya.

Ketua Komisi II DPRD Kulon Progo Muhtarom Asrori mengatakan, sektor pertanian masih mendominasi pembangunan di Kulon Progo.

Karena itu, Komisi II DPRD setempat meminta pemerintah kabupaten memfasilitasi bibit, benih, dan bantuan alat pertanian. Berkaitan adanya petani lahan pasir yang panen pepaya California, dirinya sangat mengapresiasi petani tersebut.

Menurut dia, petani sangat inovatif dalam mengembangkan pertanian. "Sektor pertanian membutuhkan inovasi, sehingga hasil panen dapat memuaskan," katanya. (dan)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement