JAKARTA - Menanggapi rencana pemerintah untuk mengenakan tarif cukai pada plastik kemasan air minum, Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) saat ini tengah berupaya melakukan penolakan terhadap kebijakan tersebut.
Ketua Umum Gapmmi Adhi Lukman menyatakan saat ini pihaknya tengah melakukan pendekatan terhadap pemerintah melalui Kementerian Keuangan.
"Mudah-mudahan besok kami disediakan waktu untuk beraudiensi. Kami akan jelaskan apa dampaknya dan apa yang seharusnya dilakukan pemerintah," ujar Ketua Umum Gapmmi Adhi Lukman dalam IDX Channel, Senin (4/4/2016).
Adhi menyatakan kerjasama antara pemerintah dan pengusaha dalam menanggulangi sampah plastik merupakan hal yang tepat dibanding dengan adanya keputusan pengenaan tarif cukai tersebut.
"Kami dari produsen tentu siap, untuk membantu pemerintah memikirkan bagaimana sampah ini dapat dikelola dengan baik, bukan dengan regulasi-regulasi yang menghambat," jelasnya.