Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kemenkop UKM Ajukan 2 Koperasi Salurkan KUR

Antara , Jurnalis-Selasa, 12 April 2016 |16:04 WIB
Kemenkop UKM Ajukan 2 Koperasi Salurkan KUR
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A

SEMARANG - Kementerian Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) mengajukan dua koperasi untuk ikut menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) 2016.

"Ada dua koperasi yang diajukan yaitu Kospin Jasa dan koperasi simpan pinjam syariah BMT UGT Sidogiri Pasuruan," kata Menteri Koperasi dan UMKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga di Semarang, Selasa (12/4/2016).

Menurut dia, saat ini dua koperasi tersebut sedang dalam proses pengkajian dan dalam waktu dekat ini diharapkan bisa menyalurkan KUR.

"Saat ini dua koperasi tersebut baru dikaji oleh OJK dan Menko Ekonomi, yang jelas sudah siap sebagai penyalur KUR dan koperasinya sehat," katanya.

(Baca Juga: Bunga KUR Murah, Jangan Lari ke Rentenir Lagi!)

Tidak menutup kemungkinan, ke depan akan lebih banyak lagi koperasi yang dilibatkan untuk penyaluran KUR. Meski demikian, pihaknya belum dapat memastikan koperasi apa dan kapan pengajuan tersebut.

Sementara itu, pengajuan koperasi untuk ikut menyalurkan KUR merupakan salah satu upaya Pemerintah agar penyaluran KUR bisa lebih cepat dan optimal.

"Dalam hal ini teknisnya perbankan yang sudah ditunjuk sebagai penyalur KUR melakukan program linkage dengan koperasi," katanya.

Pihaknya berharap, linkage tersebut dapat meningkatkan kerja sama antara perbankan dengan koperasi, dengan tujuan untuk mempercepat serapan KUR.

"Dengan begitu geliat ekonomi rakyat dapat dirasakan, selanjutnya pendapatan masyarakat dapat meningkat. Dampaknya adalah angka pengangguran dan kemiskinan dapat berkurang," katanya. (dan)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement