Share

Soal Reklamasi, Nelayan: Kami Tak Butuh Pulau, Kami Butuh Laut!

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Rabu 04 Mei 2016 14:13 WIB
https: img.okezone.com content 2016 05 04 470 1380183 soal-reklamasi-nelayan-kami-tak-butuh-pulau-kami-butuh-laut-oqzB97nUco.jpg Nelayan Menolak Reklamasi (Foto: Kurniasih/Okezone)

JAKARTA - Nelayan kembali menyerukan pendapat mengenai penolakan proyek reklamasi Teluk Jakarta. Beruntungnya, kali ini nelayan diberi kesempatan untuk menyampaikan langsung aspirasinya kepada Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Rizal Ramli dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Nelayan Angke Jakarta Utara Syarifudin mengatakan, kelompok nelayan Jakarta Utara menentang keras kegiatan reklamasi. Dia menilai reklamasi hanya akan membuat laut Jakarta menjadi dangkal. (Baca juga: Rizal Ramli dan Susi Pudjiastuti 'Dikeroyok' Ratusan Nelayan Muara Angke)

"Kami nelayan tradisional seluruh DKI menolak adanya reklamasi pantai, karena bukan kepentingan nelayan, lama-lama muara ini dangkal, nelayan enggak bisa keluar masuk (untuk melaut) lagi," kata dia dalam acara audiensi antara Menteri Susi, Menteri Rizal dan Nelayan di Muara Angke, Rabu (4/5/2016).

Dia menilai proyek ini hanyalah kepentingan segelintir orang kaya. Tidak akan menguntungkan rakyat kecil apalagi nelayan. Yang dibutuhkan nelayan, kata dia, bukan pulau tapi laut.

"Nelayan enggak butuh pulau, nelayan butuh laut," tegasnya.

Apalagi, dia bilang muara angke adalah kampung nelayan yang diresmikan Soeharto dan dijadikan percontohan se-Asia Tenggara. Untuk itu, dia memohon agar masukan nelayan didengar oleh pemerintah dalam hal ini Menteri Rizal dan Menteri Susi. (Baca juga: Reklamasi, Jangan Jadi Benteng si Kaya dan si Miskin )

"Kami mohon kesejahteraan nelayan dijamin, kita minta Pak Rizal dan Bu Susi menerima masukan dari nelayan," cetusnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini