Share

Heboh Soal Reklamasi, Begini Pendapat Bos Summarecon

Dhera Arizona Pratiwi, Jurnalis · Senin 09 Mei 2016 14:48 WIB
https: img.okezone.com content 2016 05 09 470 1383518 heboh-soal-reklamasi-begini-pendapat-bos-summarecon-eljfSAjctk.jpg

JAKARTA – Soal reklamasi Teluk Jakarta hingga saat ini masih menjadi polemik. Bahkan Menko Maritim Rizal Ramli siap menindak tegas bagi pengembang yang membandel jika tetap ngotot melakukan reklamasi.

Menurut Direktur Utama PT Summarecon Agung Tbk, Adrianto P Adhi mengatakan, proyek reklamasi tidak tergantung pada hitungan bisnis perusahaan yang mengerjakannya. Selain itu, kata dia juga harus menaati aturan yang ada.

"Tergantung hitungan bisnisnya tapi prinsip begini, pengembang pada waktu hitung bisnis harus memasukkan unsur aturan pemerintah yang mengikat. Enggak ada pilihan dengan tidak ikutin aturan, kita ada di Indonesia mesti harus ikutin," jelasnya di Gedung BEI, Jakarta, Senin (9/5/2016).

Kendati demikian, bukan berarti aturan yang ada di pemerintah pusat atau daerah dikatakannya tergolong rumit. Sebab, perseroan dalam hal ini tidak terlibat dalam proyek reklamasi.

"Saya tidak katakan aturannya rumit karena kami enggak tahu karena kita tidak mendalami karena kami tidak ikut bisnis atau tidak terlibat dalam proyek reklamasi," tutur Adrianto.

Pada prinsipnya, terang Adrianto, reklamasi merupakan tindakan yang baik dilakukan, terutama untuk Teluk Jakarta yang di mana proek giant sea wall itu bisa berfungsi untuk mencegah Ibu Kota agar tidak tenggelam ketika terjadi abrasi laut.

"Reklamasi itu sebetulnya kalau mengacu pada keterangan Presiden khususnya di Jakarta itu bagian dari sistem giant sea wall supaya Jakarta enggak tenggelam," pungkasnya.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini