"Artinya, kita ga perlu impor indukan cukup indukan dari situ kita bisa menarik kesimpulan, cukup indukan dalam negeri, biayanya murah bahkan, mungkin Rp50 ribu per ekor sapi sampai jadi satu ekor sapi dan lahir hargannya Rp7-8 juta per ekor," tuturnya.
"Kalau sapai lokal butuh waktu tiga tahun, kemudia dihargai tujuh juta. Ini sangat efisien dan sangat membantu kita," sambungnya.
Namun, Amran, tidak menyebutkan berapa banyak semen beku yang akan diimpor, yang pati satu-dua bulan lagi akan tiba semen beku Spanyol.
"Sebanyak-banyak tidak apa-apa. Kita punya indukan 4 juta. Kalo IB ini bisa menyelesaikan persoalan sapi dalam negeri, karena 3-4 kali lipat bobot sapi lokal sepeti sapai Brahman dan limosin," tandasnya.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.