Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Indomie Jadi Merek No.1 Paling Digemari di Nigeria

Feby Novalius , Jurnalis-Kamis, 26 Mei 2016 |18:14 WIB
Indomie Jadi Merek No.1 Paling Digemari di Nigeria
Ilustrasi Indomie. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Selain meneliti merek paling sering dipilih oleh konsumen di dunia, Kantar Worldpanel juga merilis brand footprint 2016 di Indonesia.

Dalam penelitiannya, Kantar Worldpanel menggunakan sampel 5.680 rumah tangga yang mewakili 85 persen dari seluruh tangga urban di kota-kota besar di Indonesia.

"Hasilnya brand footprint di 2016 menempatkan Indomie menduduki peringkat 1 untuk merek paling sering dipilih konsumen. Tidak hanya itu, Indomie juga masuk sebagai 8 besar dunia merek paling disukai di dunia,"ujar New Business Development Director Kantar Worldpanel Fanny Murhayati, di Plaza Blok M Jakarta, Kamis (26/5/2016).

Menurutnya, peringkat satu Indomie dikarenakan Indomie menjadi salah satu kebutuhan pokok. Indomie juga masuk ke dalam kategori instan noodle di mana pangsa pasar terhadap merek-merek di dunia berkontribusi 90 persen. "Tidak hanya itu, dengan pengembangan banyak brand Indomie yang tidak hanya mie, awarness mereka di masyarakat menjadi kuat," tuturnya.

Sementara itu, untuk pangsa internasional, Indomie memiliki pangsa besar di negara seperti Malaysia, Turki, Vietnam, dan Nigeria. Di Nigeria, Indomie berhasil menduduki peringkat 1 merek yang paling dipilih oleh konsumen Nigeria.

"Penjualan internasional yang luas, merupakan salah satu faktor pendukung performance dari Indomie. Di samping itu, sertifikat halal juga menjadikan Indomie sebagai merek halal mie instan terbesar di dunia," ujarnya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement