Aturan moratorium ritel stand-alone di CBD Jakarta telah diberlakukan sejak 2011. Meskipun ini bukan kebijakan resmi, namun Gubernur Jakarta secara selektif tidak lagi mengizinkan pembangunan proyek-proyek ritel baru.
Semua pasokan ritel primer terbaru merupakan pengembangan di proyek-proyek mixed-use yang selesai di kuartal III-2015, yakni Lippo St. Moritz Tahap II.
Vacancy rate tercatat satu digit dalam beberapa tahun terakhir. Sementara itu, pasokan ritel yang sedikit, diprediksi masih akan terjadi dalam jangka pendek atau menengah.
Meskipun dengan tingkat kekosongan yang rendah dan pasokan yang tipis, kenaikan sewa tahunan tercatat masih satu digit. Salah satu alasan pertumbuhan belum kuat adalah dominasi kelompok ritel besar yang beroperasi. Kelompok-kelompok ini memiliki banyak merek dan hal ini membuat mereka memiliki posisi tawar yang kuat.
Sejumlah transaksi berskala besar terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini membuat pasokan dan permintaan basis demografi yang kuat dan dinamis. Sementara, banyaknya pemilik ruang ritel yang tidak bersedia melepas aset mereka di kuartal I-2016 membuat tidak ada transaksi yang tercatat. Di sisi lain, minat dari investor tetap kuat.
(Rizkie Fauzian)