Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Di Markas PBB, Menkop Pamer Krisis 98 Bisa Dilalui karena UKM

Feby Novalius , Jurnalis-Jum'at, 17 Juni 2016 |16:10 WIB
Di Markas PBB, Menkop Pamer Krisis 98 Bisa Dilalui karena UKM
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A


JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Puspayoga menceritakan pengalaman krisis Indonesia 1998-1999 yang dapat dilalui dengan UKM di markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Ner York, Amerika Serikat (AS).

Dalam pertemuan Internasional Council for Small Business (ICSB) tersebut, Puspayoga mengatakan, ketika krisis 1998 pertumbuhan ekonomi minus 13,6 persen, tapi karena UKM perlahan pertumbuhan ekonomi dapat mencapai 4 persen selama dua tahun.

"Berdasarkan pengalaman itu, pemerintah Indonesia sangat menyadari pentingnnya UKM dan kemudian memberikan kebijakan khusus untuk mendorong pengembangan UKM," paparnya dalam Siaran Pers Kementerian Koperasi dan UKM, Jumat (17/6/2016).

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, saat ini jumlah UKM di Indonesia mencapai 57 juta unit usaha atau 99 persen dari total unit usaha di Indonesia. Dirinya pun membanggakan, sektor UKM yang mampu menyumbang 58 persen terhadap PDB dan mampu menyediakan lapangan kerja 97,3 persen.

"Jadi kami memberikan perhatian khusus kepada UKM karena terbukti tidak hanya sebagai mesin pertumbuhan ekonomi tapi juga penciptaan lapangan kerja," tuturnya.

Menurutnya, keseriusan pemerintah mendukung UKM terlihat pada pembiayaan bagi UKM dimana pemberian kredit dengan bunga hanya 0,2 persen per bulan.

"Pembiayaan ini khusus didedikasikan untuk stimulus bagi UKM, khususnya meningkatkan lapngan kerja yang berorientasi ekspor," terangnya.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement