Kedua, cari ruangan yang cukup besar untuk dipasangi skylight. Idealnya, ukuran ruang tidak kurang dari 7×7 meter persegi, karena jika lebih sempit maka ruang tersebut akan menjadi panas.
Sedikit rekomendasi, pada ruang sempit sebaiknya gunakan satu atau dua genteng fiberglass saja.
Ketiga, pastikan rangka atap rumah menggunakan material kokoh, karena bahan skylight yang umumnya terbuat dari kaca mempunyai bobot cukup berat. Rangka atap baja ringan, misalnya.
Keempat, sebagian orang mengira dengan adanya skylight maka ruang di rumah akan dipenuhi hawa panas. Memang hal ini bisa saja terjadi, namun bukan berarti tidak ada cara untuk mengantisipasinya.
Anda bisa mengaplikasikan skylight tipe bukaan, yaitu yang kacanya bisa dibuka. Skylight tipe ini bisa menghasilkan angin dan cahaya matahari masuk secara bergantian.