peraturan ketat yang diberlakukan sejak krisis keuangan global telah membuat bisnis inti yang lebih aman, tetapi juga jauh lebih sedikit menguntungkan. Bahkan juga masih membawa terlalu banyak risiko, menurut beberapa ahli.
"Masalah terbesar adalah bahwa Deutsche Bank memiliki terlalu banyak pengaruh," kata Analis dari Bank Berenberg.
Mereka mengatakan bank memiliki dua pilihan, yaitu memotong aset atau menambah modal. Keduanya rumit karena kondisi pasar tidak akan membiarkan bank untuk menjual aset, sementara meningkatkan modal dari investor juga akan sulit karena bank tidak dapat menawarkan prospek pengembalian yang layak.
Oleh sebab itu, jika dipaksakan bisnis ini akan semakin mengecil. Hal ini sudah direncanakan Deutsche Bank untuk memotong sebanyak 35.000 pekerjaan pada 2020. Cryan mengatakan Rabu pemotongan bisa datang jika ekonomi lemah saat ini terus berlanjut.
(Raisa Adila)