Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Industri Penjualan Langsung dan MLM Tercoreng akibat Investasi Bodong

Hendra Kusuma , Jurnalis-Rabu, 03 Agustus 2016 |13:19 WIB
Industri Penjualan Langsung dan MLM Tercoreng akibat Investasi Bodong
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A

Praktik direct selling, kata Djoko, menggunakan sistem penjualan secara langsung dengan tujuan melindungi pengusaha kecil mandiri dari pengusaha retail konvensional yang menjual dalam sistem gerai-gerai seperti toko, supermarket, mini market dan sebagainya.

Dalam sistem penjual retail konvensional para gerai bersifat pasif menunggu pembeli datang, sehingga untuk memberikan pengenalan terhadap produk diperlukan strategi marketing komunikasi massa di mana hal ini memerlukan biaya yang telah diperhitungkan dalam harga produknya.

Sementara pada direct selling dan MLM, lanjut Djoko, walaupun komunikasi massa tetap diperlukan, tetapi masih tetap dapat berjalan, karena kelebihan dari produknya. Di mana, produk dapat dikenal luas oleh masyarakat maka sudah seharusnya produk tersebut tetap dipasarkan ekslusif dengan sistem direct selling, yang mana jerih payah para tenaga pemasarnya akan mampu memperoleh pendapatan ekonomi yang besar pada gilirannya dapat mensejahterakan masyarakat.

"Melalui industri ini kita berjuang mensejahterakan, karena latar belakang usia, industri penjualan langsung cocok untuk meingkatkan kualitas SDM, karena membantu orang sukses, mengutamakan penjualan dan perekrutan itu dimaksudkan memperluas penjualan, makanya ditingkatkan SDM-nya, makanya sistem yang baik untuk meningkatkan SDM, dan di industri ini sudah lama melakukan revolusi mental," tandasnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement