Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Alternatif Investasi, Pengembang Akui DIRE Belum Menarik

Fhirlian Rizqi Utama , Jurnalis-Jum'at, 19 Agustus 2016 |19:43 WIB
Alternatif Investasi, Pengembang Akui DIRE Belum Menarik
Ilustrasi: Shutterstock
A
A
A

JAKARTA - Investasi melalui instrumen Dana Investasi Real Estat (DIRE) dinilai masih belum menarik. Hal itupula yang membuatnya tidak berkembang pesat di Indonesia.

Ketua Umum Real Estat Indonesia (REI) DKI Jakarta Amran Lukman mengatakan, secara nilai keuntungan investasi menggunakan DIRE belum semenarik instrumen lain seperti saham.

"DIRE itu jadi pilihan investasi lain, tapi kelihatannya kesiapan dari propertinya sendiri belum cukup menarik jika dilihat dari barangnya," kata Amran, di sela acara Tax Amnesty & Property Investment, Jumat (19/8/2016).

Amran mengatakan, belum menariknya DIRE dikarenakan nilai keuntungan dari instrumen tersebut. Meski begitu, upaya pemerintah untuk membuat DIRE menjadi menarik dengan menurunkan tarif pajak BPHTB dan PPh menjadi 1 persen dan 2,5 persen patut diapresiasi.

"DIRE sebagai alternatif inves itu kita harus acungi jempol, karena selama ini orang punya DIRE mainnya di Singapura, tapi menarik atau tidaknya keuntungan DIRE itu persoalan lain," tuturnya.

(Rizkie Fauzian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement