JAKARTA - Masalah keakurasian pengukuran tanah jadi persoalan yang belum bisa diatasi. Hal tersebut juga seringkali dianggap sebagai pemicu timbulnya masalah dikemudian hari.
Untuk itu, menurut Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Hanura Rufinus Hutauruk sudah saatnya pengukuran tanah menggunakan teknologi drone. (Baca juga: Percepatan Sertifikasi Tanah Harus Dipandang Komprehensif)
"Buktinya sekarang masih banyak yang tumpang tindih, itu kelihatan makanya harus dengan pengukuran yang akurat saya tidak yakin dengan juru ukur, pakai drone saja lebih akurat," kata Rufinus, di Gedung DPR, Senin (19/9/2016).
Kendati lebih akurat, dia mengkhawatirkan hal tersebut akan menimbulkan persoalan baru karena tidak menutup kemungkinan bakal mendistorsi lahan lain yang telah tersertifikasi sebelumnya. (Baca juga: Sertifikasi Tanah Jadi Pilar Keuangan Inklusif)
"Jika dilakukan dengan akurat saya khawatir akan mendistorsi yang lain yang sudah punya sertifikat dan menimbulkan masalah baru, jadi tidak semudah yang kita bayangkan," ucapnya.
(Rizkie Fauzian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.