Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Relisting, Saham Indo Komoditi Korpora Langsung Naik Hampir 1%

Dhera Arizona Pratiwi , Jurnalis-Selasa, 27 September 2016 |09:43 WIB
<i>Relisting</i>, Saham Indo Komoditi Korpora Langsung Naik Hampir 1%
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - PT Indo Komoditi Korpora Tbk (INCF) pagi ini resmi melakukan pencatatan saham kembali (relisting) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Saham perseroan langsung mengalami kenaikan 0,72 persen menjadi Rp278.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI Samsul Hidayat mengatakan INCF merupakan satu di antara banyak perusahaan yang delisting dari lantai BEI. Untuk itu, dengan aksi korporasi INCF ini diharapkan akan mampu menjadi dorongan bagi perusahaan lain yang delisting agar mau kembali melakukan relisting.

Selain itu, juga diharapkan dengan telah kembalinya INCF di lantai perdagangan BEI, akan mampu terus menerus meningkatkan value perusahaan ke depannya.

"Sekarang ada cukup banyak perusahaan delisting berkeinginan mencatatkan kembali sahamnya di BEI. Mudah-mudahan dengan corporate action INCF me-relisting kembali akan meningkatkan value perusahaan ke depan," ucapnya di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (27/9/2016).

(Baca Juga: BEI Undang 8 Mantan Emiten untuk Relisting)

Pada kesempatan yang sama, Dirut INCF Sujaka Lays mengatakan saat ini perseroan bergerak di bidang pengolahan karet alam. Bahkan, Indonesia adalah negara produsen karet alam terbesar kedua setelah Thailand.

"Jadi saya yakin dunia industri ini dapat tumbuh berkembang pesat," tuturnya.

Sebagai informasi, proses relisting INCF telah disetujui oleh manajemen bursa. Realisasi relisting saham INC‎F pada 6 September 2016. Harga saham pada saat relisting sebesar Rp123 per saham. Total saham sebanyak 1,438 miliar saham, terdiri dari saham Seri A sebanyak 61,32 juta saham, sedangkan saham Seri B sebanyak 1,37 miliar saham.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement