Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Moody's: Prospek Ekonomi Brasil Membaik

Antara , Jurnalis-Rabu, 28 September 2016 |09:40 WIB
Moody's: Prospek Ekonomi Brasil Membaik
Ilustrasi (Foto : Shutterstock)
A
A
A

RIO DE JANEIRO - Prospek ekonomi Brasil membaik, namun pemulihannya akan sulit, lembaga pemeringkat kredit AS Moody's mengatakan pada Selasa.

Lembaga pemeringkat memprediksi bahwa ekonomi Brasil akan berkontraksi 3,5 persen pada tahun ini, yang berarti tahun negatif kedua berturut-turut, sementara lembaga memperkirakan pemulihan 0,5 persen untuk 2017.

"Berakhirnya proses impeachment (terhadap mantan Presiden Brasil Dilma Rousseff) memungkinkan pemeritahan (Michel) Temer untuk mencari kebijakan-kebijakan guna memerangi inflasi yang dapat diandalkan, serta langkah-langkah untuk memperkuat disiplin fiskal," kata Moody's.

Lembaga pemeringkat kredit itu mengatakan bahwa langkah yang diusulkan oleh pemerintah "sangat penting dalam mengurangi kekhawatiran investor dan mempertahankan arus modal, serta memperkuat kepercayaan." Namun, perkiraan yang berhubungan dengan kinerja ekonomi Brasil sedikit kurang optimis daripada yang berasal dari pasar keuangan yang memperkirakan kontraksi 3,14 persen tahun ini dan pertumbuhan 1,3 persen pada 2017.

Pada saat yang sama, bank sentral Brasil memperkirakan regresi 3,3 persen pada akhir 2016 dan juga pertumbuhan 1,3 persen untuk 2017.

"Stabilisasi kondisi ekonomi akan membantu mengatasi tekanan keuangan pada perusahaan-perusahaan Brasil dan akan membantu perbaikan kinerja perusahaan," tulis Moody's dalam laporannya.

Laporan itu mengatakan "kondisi likuiditas ketat, suku bunga dan pengangguran yang tinggi akan terus membebani ekonomi (Brasil), setidaknya sampai akhir 2017."

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement