JAKARTA - Petroliam Nasional Berhad (Petronas) Indonesia mengaku tidak melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) meskipun Petronas di Malaysia telah melakukan PHK terhadap 1.000 karyawan.
Country Chairman Petronas Indonesia Mohamad Zaini Md Noor meyakini, Petronas Indonesia tidak berencana melakukan PHK dalam waktu dekat. Mengingat perusahaan akan melakukan pengembangan bisnis migas di Indonesia.
"Untuk Indonesia belum, sebab kami melihat mau mengembangkan perusahaan lagi, of course kami mau maintain karyawan lagi," kata dia di kawasan Jakarta Pusat, Senin (10/10/2016).
Dia mengakui anjloknya harga minyak yang terjadi belakangan ini menyulitkan perusahaan Migas. Tidak hanya di Malaysia, katanya, beberapa perusahaan migas di Indonesia juga mengalami masa sulit. Kendati demikian, Petronas Indonesia menegaskan tidak melakukan PHK.
"Di Petronas belum (ada PHK) yang di Indonesia, tapi perusahaan lain di Indonesia sudah ada (yang melakukan PHK)," tukas dia.
Sekadar informasi saja, Petronas di awal tahun ini mengatakan ada perubahan struktur bisnis yang mengakibatkan PHK 1.000 karyawan. Perusahaan minyak ini memiliki 51.000 karyawan pada akhir 2014. Perusahaan berencana menurunkan capex sebesar 20 miliar ringgit Malaysia pada 2016.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.