Seperti dikutip dari laman resmi tamsel.bekasikab.go.id, di gedung monumental yang sarat akan nilai sejarah ini seringkali digunakan untuk perundingan dan pertukaran tawanan perang.
Dalam pertukaran tawanan, pejuang-pejuang kemerdekaan oleh Belanda dipulangkan ke Bekasi, dan tawanan Belanda oleh pejuang RI dipulangkan ke Jakarta lewat kereta api yang lintasannya persis berada di belakang Gedung Juang.
Gedung yang tidak jauh dari Pasar Tambun Bekasi ini, juga pernah dijadikan sebagai Pusat Komando Perjuangan RI pada masa perjuangan fisik. Gedung ini selalu menjadi sasaran tembak pesawat udara dan meriam Belanda.
Lalu pada 1950 pejuang Indonesia berhasil merebut kembali gedung ini yang kemudian digunakan sebagai kantor pemerintahan, yang kala itu di antaranya Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bekasi. (fir)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.