Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Industri Bekasi Diperkuat dengan Gardu Induk Raja Paksi

Koran SINDO , Jurnalis-Jum'at, 21 Oktober 2016 |10:22 WIB
Industri Bekasi Diperkuat dengan Gardu Induk Raja Paksi
Ilustrasi : Okezone
A
A
A

BANDUNG – PT PLN (persero) meresmikan Gardu Induk (GI) Raja Paksi yang berkekuatan tiga buah trafo dengan kapasitas masing-masing 60 MVA di kawasan Kabupaten dan Kota Bekasi, Jawa Barat. Sumber listrik ini selanjutnya akan disalurkan melalui Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 KV.

"Dengan peresmian GI Raja Paksi, PLN siap melayani suplai listrik untuk PT Gunung Raja Paksi serta memasok kebutuhan listrik bagi pelanggan industri maupun pelanggan umum di daerah Cibitung dan Cikarang. Sebagai tahap awal, 1 unit sebesar 60 MVA akan dioperasikan untuk mendukung elektrifikasi di area tersebut," ujar Direktur PLN Bisnis Regional Jawa Bagian Tengah

Nasri Sebayang seusai meresmikan GI Raja Paksi, di Imam Bonjol, Sukadanau, Cikarang barat, Bekasi, kemarin. Nasri menerangkan keberadaan GI yang menghubungkan Gardu Induk Cikarang dan Gardu Induk Gandamekar memiliki kemampuan menambah 8 jalur jaringan tegangan menengah baru dengan kapasitas beban masing-masing hingga 8 MegaWatt (MW).

Selain itu PLN Distribusi Jawa Barat juga berhasil memenuhi permintaan sambungan baru Tegangan Tinggi PT Gunung Raja Paksi sebesar 100 MVA. Rencananya daya listrik ini akan dikembangkan menjadi 140 MVA pada tahun 2017. "Estimasi energi yang akan diserap oleh PT Gunung Raja Paksi sebesar 454,8 GWH/Tahun atau setara Rp542,7 miliar per tahun. Pemenuhan kebutuhan listrik ini akan memberikan efek berantai (multiplier effect) yang berguna bagi kesejahteraan masyarakat sekitar dan memperkuat perekonomian nasional," tuturnya.

Dirinya berharap dengan beroperasinya GI Raja Paksi 150/20 KV area Bekasi mampu melayani pelanggan yang saat ini masih dalam masa daftar tunggu dan daftar potensi sebesar 40,4 MVA. Saat ini, lanjut dia, berbagai jenis industri di Bekasi sedang tumbuh subur, mulai dari peleburan baja, otomotif, keramik, dan masih banyak lagi.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement