Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Standard and Poor: 75% Perusahaan Brasil dalam Risiko Prospek Negatif

Antara , Jurnalis-Sabtu, 22 Oktober 2016 |11:49 WIB
Standard and Poor: 75% Perusahaan Brasil dalam Risiko Prospek Negatif
Ilustrasi (Foto : Shutterstock)
A
A
A

RIO DE JANEIRO - Standard & Poor's (S&P) mencatat sekira 75% dari perusahaan-perusahaan Brasil di bawah pengawasan khusus dengan program CreditWatch-nya, sementara 65% dari mereka memiliki perspektif negatif.

Menurut harian O Estado de Sao Paulo pada Jumat, sementara S&P telah memberikan prospek (outlook) negatif untuk sebagian besar perusahaan-perusahaan Brasil, jumlah penurunan peringkat kini berkurang setelah mencapai rekor tertinggi awal tahun ini.

Brasil adalah negara Amerika Latin dengan prospek paling negatif untuk S&P, diikuti oleh Kolombia (63% dari perusahaan), Peru (18%) dan Chili (15%).

Jika perusahaan-perusahaan diletakkan di bawah CreditWatch, itu berarti mereka diduga berada di risiko prospek negatif.

Menurut direktur pelaksana S&P, Eduardo Uribe, Brasil sedang melihat peningkatan kepercayaan sektor swasta dalam perekonomian nasional, yang bisa memicu naiknya investasi, tetapi juga menghadapi meningkatnya pengangguran dan penjualan buruk yang sedang berlangsung di sektor ritel.

Risiko volatilitas mata uang Brasil dan pertumbuhan ekonomi yang lebih lemah dari perkiraan bisa terus menimbulkan risiko bagi peringkat kredit lembaga-lembaga Brasil, Uribe menambahkan.

Namun, S&P memperkirakan bahwa Brasil akan melihat pertumbuhan PDB sebesar 1,5% pada 2017, setelah dua tahun mengalami kontraksi.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement