Karena itu, lanjut Daniel, pihaknya mengajukan protes keras kepada pemerintah. Industri yang bisa dihasilkan di Indonesia, apalagi industri kecil harus diandalkan dan diberdayakan oleh pemerintah. Jangan segala sesuatunya bergantung pada impor. Untuk itu, pemerintah harus konsisten membangun industri di segala bidang yang ada di dalam negeri agar nilai tambahnya kembali untuk Indonesia. Ketua Gerakan Kebangkitan Tani Indonesia (Gerbang Tani) Idham Arsyad mendukung penolakan DPR atas impor cangkul yang dilakukan pemerintah.
Menurutnya, impor cangkul kontraproduktif dengan tekad Presiden Jokowi untuk menegakkan kedaulatan pangan. ”Sekarang bagaimana kita berdaulat di bidang pangan, lha cangkul saja kita impor,” tukasnya. Idham mencurigai ada pihak-pihak yang diuntungkan secara ekonomis dari proses impor cangkul dari China.
Hal ini perlu ditelusuri agar diketahui siapa saja pihak terlibat dalam kasus impor cangkul tersebut. ”Kami mensinyalir impor cangkul ini terkait dengan keuntungan ekonomi yang didapatkan pihak-pihak tertentu,” pungkasnya.
(Raisa Adila)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.